Minggu, 26 April 2009

Pengertian Aqidah

www.masgunonline.blogspot.com: Menurut bahasa, aqidah berasal dari bahasa Arab, karena bukan berasal dari bahasa Inggris, Jerman atau Perancis. Menurut bahasa Arab, Aqidah berakar dari kata 'aqada-ya'qidu-'aqdan-'aqidatan. 'Aqdan artinya simpul, ikatan, perjanjian, pernyataan dan sumpah dan selanjutnya menjadi suatu keyakinan yang kuat di dalam hati.

Kemudian aqidah menurut istilah, terdapat beberapa pengertian dari para 'ulama diantaranya ialah:

1. Aqidah menurut Syekh Hasan Al-Banna:
"Aqa'id adalah beberapa perkara yang wajib diyakini kebenarannya oleh hati, mendatangkan ketenteraman jiwa, menjadi keyakinan yang tidak bercampur sedikitpun dengan keragu-raguan." (Hasan Al-Banna, Majmu'atu Ar-Rasail, hal. 465).

2. Aqidah menurut Syekh Abu Bakar Al-Jazairy:
"Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara umum oleh manusia berdasarkan akal, wahyu dan fitrah, dipatrikan di dalam hati, diyakini keshahihan dan kebenarannya dan ditolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu." (Abu Bakar Al-Jazairy, Aqidah Al-Mukmin, 1978, hal. 21).

3. Aqidah menurut Syekh Yazid Bin Abdul Qadir Jawas:
"Aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya." (Yazid Bin Abdul Qadir Jawas, Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, 2007, hal. 27).

4. Aqidah menurut Prof. Dr. Abu Su'ud:
"Aqidah adalah aspek ajaran Islam yang membicarakan pokok keyakinan tentang Allah Sang Pencipta (Al-Khalik) dengan alam semesta sebagai ciptaan Allah atau makhluk, termasuk bagaimana hubungan antara manusia sebagai makhluk dengan makhluk lain berupa lingkungan, rohani, sosial maupun jasad." (Prof. Dr. Abu Su'ud, Islamologi, 2003, hal. 144).

Dari uraian di atas dapatlah kita simpulkan bahwa aqidah adalah ikatan perjanjian batin hamba kepada Allah yang menjadi keyakinan kuat terhumjam di hati berlandaskan Al-Qur'an, Al-Hadits dan dapat diterima aqal sehat. www.masgunonline.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar